Puisi Hati: Jurang Kehidupan

nanana-haetoyo

“JURANG KEHIDUPAN”

Hilang jiwaku dalam keheningan
Tersudut dalam kehampaan jurang kenistaan
jurang keterpurukan

langit kegelapan
gelegar sang langit dalam kemendungan
kilatan dewa petir menghujam
aku tetap mendongak ke atas
melihat begitu suramnya pandanganku

dalam khayalku jengkal jariku
aku merasakan……., hanya sejengkal aku berdiri dari suramnya
kehidupan didepanku
aku tak ingin terjatuh dalam jurang-jurang itu
aku ingin menemukan jurang kebahagian
jurang harapan
bukan Jurang yang menerakakan diriku
dan tak memberiku kesempatan untuk melihat
kesyurgaan dunia ini

About these ads

2 Komentar

  1. abdurachman said,

    September 4, 2009 pada 2:09 pm

    Amin…….

  2. Irman said,

    Januari 13, 2010 pada 8:53 am

    Jurang kehidupan
    aku lihat langit biru
    seakan tiada harapku untuk tetap ada
    disini ketika aku malu mengadu pada sang illahi
    disini tetap aku tulis kesah raga dan jiwa yang lelah untuk hidup
    tapi tak apa? itulah bagian episodeku


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: