Award Bloger

Sajak untuk Sahabat Bloger

Tak melepas satu kata kala melepas dengan dusta

Melepas kata dengan rasa, rasa bersemayam kasih cinta benihkan tali samar mata merengkuk puing patahan jiwa. Jiwa sahabat. Datang di masa tanpa asa deras curam air mata mongering kerompang telaga. Rasa itu… hadir tersendat lambat perlahan mendekat menjelma sahabat.Menaruh obor obor pembakar jelma setan, tak berserakan rapi di tata searah jalan. Memberi terang langkah gopoh langkah tanpa arah tak berpeta.

Terima kasih sahabat,….

Ku tak bisa membuatkan syair atau puisi indah yang bisa membuatmu terngiang ngiang karenanya, tapi kata kata di atas aku lepas dengan rasa, meski tak langsung ku kerjakan tapi ku selalu memikirkan,… arti dari pemberianmu.

Award r2g 1

Untuk Julian Ari ( Rice2Gold )

Dari Kasih tak melintang kasih, Dari dan memberi terus berbagi.untuk siapa ku berbagi award ini,…

1) Edy petruk moroto

2)Kasno The Hacker

3)Sang bayang ngawi

4)Pak Yono

5) Bali sugar

6)Taman surga

7)Yenin

8)Galuh Harya

9)Agustriku

10)Afwan

Tikus Berdasi

Maknai… kami, Tikus berdasi

Lagi lagi tikus berdasi lagi lagi menggarong negeri ini” Masyarakatku… bayarlah pajak tepat waktu, bukan untuk siapa siapa untuk kita semua.Dengan membayar pajak kita percepat laju pembangunan, Dengan membayar pajak kita tingkatkan kemakmuran dan kesejahteraan, dari kita untuk kita semuanya.” Entah alasan apa, alasan yang mana bisa kami terima memaksa percaya. Setelah nyata enak enakkan duduk di empuk kursi sofa, megah istana, mercedes benz, jaguar BMW ,VW , volvo mengisi garasi dari jerih payah kami. Kering keringat kami lagi lagi untuk tikus berdasi. Kami seperti terbuai mimpi janji terlontar dari mulut berisi penghianatan melulu.Diam mematung pemandang pameran kemewahan pengendara kesombongan. Berteriak serak kau lukis di kanvas berontak, Seolah hanya mengejar bayangan kelam melepuh lemah tengah himpitan kelam malam.Berkesinambungan dalam keputus asaan. Dirimu tikus tikus berdasi menutup mata dengan kaca berlian upaya palingkan masa depan, torehkan tinta jahannam bercecer menepi kertas kehidupan, lenteran cermin setan tanpa cula tak kasat mata bertengger di kursi kepemimpinan sisa zaman, alas tak di tanah kepala budak bawahan kehidupan kaki terinjak. Oi….. tikus tikus berdasi, tanpa sembunyi tak basa basi hari hari menimba di telaga air mata kami, jangan paksa kami mati berdiri seperti di kejar bubar waktu menuju jadi lagi lagi kembali… wujud asli tikus berdasi.

Hwaseong, 18 juli 2009

Arti Puisi

Mengerti apa


Ini puisi, bukan puisi, puisi, tidak puisi, puisi, puisi, puisi. Mengerti apa arti puisi tak jelas terus di pahami, Dari mata menjulang kaki bertanya apa puisi apa puisi apa puisi. Tanpa hati sampai kepala bertahta lingkaran api terus mencari kemana di mana arti puisi. Puisi tak indak berlari mutiara kata, lahir di hulu hati bertebaran imajinasi tanpa tak pasti, bahasa cahaya kata bahasa jujur hati terajut benang seni lahir alami bersumber murni… sanubari. Pantas bila puisi indah kata rentetan antrian kata kata mutiara siap baca, pantas bila puisi prosa sajak memabuk pembaca menggontai terlena dari alunan irama kata kata …? Siapa tau arti puisi ku bertanya puisi, selalu puisi puisi puisi dan,.

Masa itu…. Ku rindu….

Rindu tak urung bertemu ( lanjutan Cinta terlarang )

Masa yang membahagia masa indah bersamamu, jalinan kasih lama terpisah kembali di masa itu, di suatu masa dengan segenap membungkus rasa rindu, satu, untukmu ku ingin bertemu. Setiap kehampaan malam dirimu hadir sebagai syair.Ku merasa raja pujangga dengan syair dirimu untukku. Engkau syairku di setiap sudut sudut tulisanku, syair melena dunia kala di baca.
Di masa yang ku merasa cinta tak hanya kata manja atau sapa. Hadirnya cinta sebagai rasa, dari mana entah kapan ku tak peduli darimu aku merasa. Darimu ku membayangkan cinta dewa raja bermasa masa, darimu ku mengenal cinta mengisi malam penuh dahaga, darimu ku sadari cinta sejati hanya sekali. Engkau ilhamku di setiap sastra egoku.
Aku merindu masa itu,.. masa ku terpenjara tatapan hiasan pelangi kedua matamu, tanpa malam sunyi selalu berhias mimpi mimpi tebaran bintang cinta sejati, tak memendar tawa tak pudar canda impian selalu bahagia.
Tapi, kenapa adat mesti berkata, kenapa semua lepas begitu berbeda, meski tak utuh cintaku bukan ranting rapuh jatuh ke tanah. Seperti kecewa semua terlanjur karam di dada, semua kenangan lama yang tlah menorehkan luka di dada. Cinta hanyalah cinta biarlah rasa yang berbicara dan waktu kan menjawabnya. Biarkan ku sekarang menggeluti garis nasib tanpa cinta.


NB: Ku tak mengerti dan tak peduli apakah ini puisi atau prosa ataupun sajak, tak ada yang baru. hanya pengulangan kata dan bahasa yang  sama dengan satu masa. Ku hanya ingin menulis bayangan serpihan cinta yang tersisa, karena jujur ku akui aku belum pernah terperosok jatuh lebih dalam dan terhanyut dalam kubangan yang namanya cinta, entah dari mana ini datangnya, kenagn itu datang denganku bersama cinta monyetku, jelas sekali bukan cinta ular atau serigalaku.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.