Masa itu…. Ku rindu….

Rindu tak urung bertemu ( lanjutan Cinta terlarang )

Masa yang membahagia masa indah bersamamu, jalinan kasih lama terpisah kembali di masa itu, di suatu masa dengan segenap membungkus rasa rindu, satu, untukmu ku ingin bertemu. Setiap kehampaan malam dirimu hadir sebagai syair.Ku merasa raja pujangga dengan syair dirimu untukku. Engkau syairku di setiap sudut sudut tulisanku, syair melena dunia kala di baca.
Di masa yang ku merasa cinta tak hanya kata manja atau sapa. Hadirnya cinta sebagai rasa, dari mana entah kapan ku tak peduli darimu aku merasa. Darimu ku membayangkan cinta dewa raja bermasa masa, darimu ku mengenal cinta mengisi malam penuh dahaga, darimu ku sadari cinta sejati hanya sekali. Engkau ilhamku di setiap sastra egoku.
Aku merindu masa itu,.. masa ku terpenjara tatapan hiasan pelangi kedua matamu, tanpa malam sunyi selalu berhias mimpi mimpi tebaran bintang cinta sejati, tak memendar tawa tak pudar canda impian selalu bahagia.
Tapi, kenapa adat mesti berkata, kenapa semua lepas begitu berbeda, meski tak utuh cintaku bukan ranting rapuh jatuh ke tanah. Seperti kecewa semua terlanjur karam di dada, semua kenangan lama yang tlah menorehkan luka di dada. Cinta hanyalah cinta biarlah rasa yang berbicara dan waktu kan menjawabnya. Biarkan ku sekarang menggeluti garis nasib tanpa cinta.


NB: Ku tak mengerti dan tak peduli apakah ini puisi atau prosa ataupun sajak, tak ada yang baru. hanya pengulangan kata dan bahasa yang  sama dengan satu masa. Ku hanya ingin menulis bayangan serpihan cinta yang tersisa, karena jujur ku akui aku belum pernah terperosok jatuh lebih dalam dan terhanyut dalam kubangan yang namanya cinta, entah dari mana ini datangnya, kenagn itu datang denganku bersama cinta monyetku, jelas sekali bukan cinta ular atau serigalaku.

Apa Itu Cinta…

Ketika menyebut kata cinta,aku kurang tau apa itu cinta
Cinta itu yang bagaimana
Cinta itu seperti apa

Cinta… apakah ia kata yang selalu di puja puja tanpa  tau makna di dalamnya
Cinta di kata biasa,begitu sederhana,menggugah mulut begitu mudah melontarkan kata cinta
Cinta… apakah rasa terdalam dari hati berbalut sayang,melengkapi elegi elegi kerinduan,penyambung tali piramida kehidupan
Cinta yang bukan hanya sebagai sasaran cumbuan dengan segenap rayuan,atau itu mungkin sebagai hiasan dalam kalimat percintaan,.. bukan,.. bukan,.. orang bilang bukan.
Cinta… dari berjuta juta pengagum cinta,pastilah cinta adalah raja diraja,begitu setia mengayomi hati  punggawa punggawanya,begitu menyatu dengan hati pengagumnya,melekat di hulu kehidupan menitik tengah kebahagiaan.
Cinta… apakah ia seutas benang sayang tak terlihat yang mengikat kasih setiap insan,jembatan hati yang kokoh dari laki laki dan perempuan yang mampu membuka lembaran baru romantika kehidupan.
Dari kata kata  yang tertulis di lembaran layar,tak ku temukan juga makna cinta,ku lelah mengeja kata kata cinta….
Bagaimana bisa….. bukankah ku menulis dengan cinta…?
Karena cinta,,,,,
Lantas,,,,?

Syair Cinta:”TAK HANYA CINTA”

cinta-aoi-copy

 

 

“Tak hanya cinta”

 

Cinta bersemi indah bersama,tak heran bila terikat dalam cincin cinta,menghiasi jari manis.penuh harap bersama tuk selamanya.bersama menikmati indahnya isi dunia.berbagi mimpi, cita dan harapan.terucap janji tuk saling setia,penuh tekad taklukan dunia.

 

Tapi…… kenapa saat mata tak melihat,sentuh kasih tak sampai,senyum tak terbalas membuat yang terikrar rapuh semua.Runtuh bersama isi dunia,kilaunya menghampiri cinta yang ada,dan menghapus cinta yang lama terukir di hati.Kala perpisahan tiba ,terucap ini semua untuk kehidupan kita ,masa depan kita.tapi fakta yang di terima justru sebagai jurang kenistaan yang memisahkan cinta diantara keduanya.

 

Sebenarnya seperti apa kehidupan di sana,sehinga mampu menghapus rasa cinta yang ada.ataukah kata tak hanya cinta berlaku di sana yang memang memaksa tuk selalu bersama.dan menganggap tali cinta sebagai hiasan semata.setiap rasa…..kasih sayang….. ketulusan cinta….berharap disini kan di uji.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.