Puisi Hati : Jeritan Hati

jeritan-hati

Di tulis saat ku pertama kali menginjakkan kaki di negeri korea

7 Komentar

  1. aribicara said,

    Maret 15, 2009 pada 5:23 pm

    ough keren juga yach๐Ÿ™‚

    Ternyata dah dari awal nulis dirimu memang konsisten untuk bikin Puisi yach๐Ÿ™‚

    *Promosikan lagitulisan2 Indah pertama ini di comentar Blogku saat ini yang sedang mengangkat soal Postingan pertama Blogger๐Ÿ™‚

    Salam๐Ÿ™‚

  2. easy said,

    Maret 17, 2009 pada 6:01 pm

    kok layu ?๐Ÿ˜ฆ

    menunggu itu memang ga mengenakkan..
    kenapa ga mencari teman lain yang bisa mengusir sepi? yang bisa berbagi suka duka ?

    wah belum ketemu mbak…. gmn nih?

  3. maya said,

    Mei 8, 2009 pada 3:55 am

    apakah hati itu ???

    wah suatu pertanyaan yang menghasilkan jawaban dengan menimbulkan suatu pertanyaan yang sama,….๐Ÿ˜€

  4. nisa said,

    Agustus 2, 2009 pada 4:03 am

    duh…kren bngt si puisi nya……
    klo bleh tw pa si crita di puisi ni.??

  5. dian novita said,

    Desember 12, 2009 pada 8:32 am

    bagus banget cie puisinya,,,,,?aku jadi pengen kenal kamu . . . .?

    Kh>>> masa’ sih,… ? orangnya g seperti puisinya lho,…๐Ÿ™‚

  6. eriasari fertiwi said,

    Agustus 12, 2010 pada 8:07 am

    bagus banget puisiya tof ah bikin lagi yg baru ya

  7. ana zane said,

    Oktober 4, 2010 pada 3:20 pm

    menjeritlah sekeras-kerasx tuck lepaskan diri dr beban hati yg menyiksa,,,,,


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: