Puisi Kata

Sastra Jenuh

 

Membongkar kata kata, berantakan….
Memporak porandakan susunan susunannya.
Memilih setiap kata kata yang ada….
Mencari kata kata yang bermakna…
Merangkum,menyusunnya menjadi kata sastra…
Ah…. Susah,susah juga ternyata
Mudah tangan membalikkan telapaknya…
Kenapa tidak untuk mencipta sastra…?
Hanya sekedar merangkum kata kata berarti
Bukan untuk semua orang bisa dimengerti
Cukup bagi diri ini…
Wakil hati ini….,jembatan luapan hati ini
Ah…. Mudah kata terucap
Mudah kertas putih tertulis kata kata
Tapi….
Huh…. Ternyata begitu ternyata
Dari sastra yang terucap,begitu mudah terungkap
Tapi kenapa begitu susah tercatat dalam lembaran lembaran kertas putih,,?
Dan….
Dari  lamanya… kenapa begitu mudah kata kata berserakan
Tercampur dengan sampah,kerikil,batu,… begitu berantakan
Kenapa setiap kata kata yang terikat … begitu mudah lenyap
Sirna…. Tertindas hinaan kehidupan
Atau….
Ku hanya tak peduli lagi
Lagi lagi prosa tak mutu tercantum di layar monitor ini
Atau ku tanggalkan saja sastra tanpa makna
Bukan dan jangan jawabannya
Sastra begitu berarti dari arti kata seni
Meski hanya segenggam imajinasi, tapi itu ekspresi
 
 
NB: hanya unek2 tak berarti….

Lain ladang lain belalang, lain negara lain budaya,lantas bagaimana dengan sastra.begitu susah menggabungkan perbedaan budaya sastra sehingga mampu di terima kita dan masyarakat umum.Bagaimana dengan sastra china kuno? apakah bisa di terima di indonesia.jawabnya per individu,bukan kelompok. agrh….. tanggalkan saja kata kata tak bermakna, ganti dengan celotehan kata kata….

 

15 Komentar

  1. yangputri said,

    Mei 30, 2009 pada 1:50 am

    sasra jenuh…. tapi dapat terangkai dengan indahnya

    dalam jenuh aja bs berpuisi, gmn lagi jatuh cinta
    penuh dengan kata kata yang indah kali blog ini😀

    indah…..? kgak lagi… berantakan bgt
    klo mo bikin puisi cinta mesti liat sinetron cinta dulu ato meliat mereka2 yang lagi pacaran ato jatuh cinta 😀

  2. Eyang said,

    Mei 30, 2009 pada 5:13 am

    Menulislah dg hatimu bukan dg pikiranmu. Rasakan saja!
    ya eyang,…. ingin ku awali lagi blog ini dengan hati.
    ma kasih eyang

  3. buwel said,

    Mei 30, 2009 pada 6:34 am

    Meski hanya unek2 saastranya bermakna, pesnnya tersampaikan……
    Saaaaaalam kenal…
    hah….. bermakna, gmn bermakna…? berantakan kayak gitu tanpa tau alur
    salam kenal jg

  4. tanyasaja said,

    Mei 30, 2009 pada 7:09 am

    duhhhhh….so deep🙂
    duh,…. klo bhs inggris g mudeng aku mas,… ato mesti d translate dulu ya…? mo tau? tanya saja k tanya saja😀

  5. yenin said,

    Mei 30, 2009 pada 12:32 pm

    hmm,..knp bro?
    g tau knp nih mbak, kayaknya sedikit jengkel n jenuh dg tulisan2 d blog ini yang dah mulai keluar alur tujuan awal, dan begitu susah mengingat kata2 yang dah terucap yang tertimbun waktu

  6. an9el said,

    Mei 30, 2009 pada 1:16 pm

    seperti apakah kata2 yg tak bermakna itu……..
    kata yang tak memberi arti dari keindahan luapan hati ini, menurut saya pribadi lho…

  7. idana said,

    Mei 30, 2009 pada 1:29 pm

    hai sang pujangga….hatimu lagi kenapa nih ???
    lagi suntuk dan puyeng mengingat kata2 yang dah terucap namun begitu susah tuk di tulis,… yach… nulis gini jadinya,…😀

  8. luvjoy said,

    Mei 31, 2009 pada 12:23 am

    Kadang kejenuhan bisa melanda. Santai saja bro, mengalir saja dan tulislah apa yang hatimu ingin ungkapkan. Don’t mind about the beauty of the words. Follow your hearts and to where your fingers take you to.
    its ok, thanks sarannya

  9. Si Ponang said,

    Juni 1, 2009 pada 2:51 am

    kata-kata lual biasa memang ommm…..

    KH>>>> masak sih ponang,…. ponang main k sini yuk ma om.. supaya om dapat inspirasi dari tawanya ponang,… imutnya ponang.. masa masa ponang

  10. easy said,

    Juni 1, 2009 pada 1:41 pm

    kejenuhan yang pada akhirnya membawa kita pada proses kreatif. keren !

  11. R2G said,

    Juni 2, 2009 pada 12:19 am

    kalau jenuh baiknya refreshing aja…..sekalian tadabbur alam atau silaturrahiim….🙂

    KH>>> trims, masukan yang bagus …

  12. balisugar said,

    Juni 6, 2009 pada 2:11 pm

    Hidup Sastra !!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    Kh>>> Hidup seni,… mari kita berekspresi, luapkan jiwa ini,walau hanya dengan seni, meski halusinasi,imajinasi tp nyata itu ekspresi jiwa ini,seni memiliki arti tersendiri bagi hati😀

  13. Julie said,

    Juni 12, 2009 pada 11:58 am

    Tulislah y

    KH>>> He eh,,,😀

  14. kucing said,

    Juni 9, 2010 pada 3:46 pm

    ku kunci rapat mulutku tapi hati terus berbicara, aku pejamkan mataku hanya lamunan sesakkan pikirku, apa yang sebenarnya terjadi ? kenapa selalu saja kata indah bersembunyi jika ku cari ?, yang aku dengar hanya teriakan teriakan yang menyiutkan hati.

  15. kucing said,

    Juni 9, 2010 pada 3:54 pm

    ataukah sudah tak dapat kulihat lagi lukisan hati? jemariku gemetar menggenggam pena.. tak ada lagi kertas untuk kutorehkan tinta. ini bukan yang aku mau !, gundah mengkebiri hatiku !


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: